Faktualnewstv Lampung — Operasi Patuh 2025 yang di selenggarakan di seluruh Indonesia selesai yang selama 14 hari berhasil menekan angka kecelakaan lalulintas dengan penurunan 12 persen. Hal ini disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho didampingi Dirlantas Polda Lampung Kombes Medyanta dan kepala Bapenda provinsi lampung Slamet Riyadi serta pihak jasaharja pusat saat kunjungan ke Ditlantas Polda Lampung pada Senin (28/7).
“Pelaksanaan Operasi Patuh 2025, pendekatan humanis dan edukatif menjadi prioritas utama jajaran Polantas di seluruh Indonesia. Operasi Patuh 2025 dilaksanakan dengan tiga pendekatan, yaitu pre-emptive, preventive, dan repressive. Dalam tahap pre-emptive, Korlantas Polri telah melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan di berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya
Penegakan hukum termasuk tilang bukan menjadi tujuan utama dalam Operasi Patuh 2025.
“Kami tidak bangga melakukan penilangan. Tilang hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan. Yang kami harapkan adalah kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama, Keberhasilan Operasi Patuh tidak hanya diukur dari jumlah pelanggar yang ditindak, tetapi dari seberapa besar perubahan perilaku masyarakat di jalan. Harapan kami melalui Operasi Patuh ini adalah meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Jika masyarakat patuh, tentu kita bisa menekan angka kecelakaan di jalan,” ujar Kakorlantas Polri.
Selain itu kepala Bapenda provinsi lampung Slamet Riyadi menyampaikan bahwa pemerintah provinsi sangat bersinergi dalam rangka meningkatkan kepatuhan lalulintas kendaraan bermotor dan gubernur telah mengeluarkan keputusan program pemutihan pajak kendaraan bermotor diperpanjang dari tanggal 1 Agustus sampai 31 Oktober 2025. Dan kepada masyarakat di harapkan menggunakan kesempatan program pemutihan pajak tersebut.

