Itera Gelar Sidang Terbuka Wisuda Ke 22 Sebanyak 555 Mahasiswa Dan Menjadi Ajang Peluncuran Kurikulum Baru

oleh

Faktualnewstv Lampung – Institut Teknologi Sumatera (Itera) gelar wisuda sebanyak 555 mahasiswa, dalam Wisuda Periode ke-22, yang diselenggarakan di Kampus Itera, Sabtu, 12/07/2025

Jumlah wisudawan tersebut terdiri dari 84 lulusan Fakultas Sains, 193 lulusan Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, dan 278 lulusan Fakultas Teknologi Industri. Sejak wisuda pertama pada tahun 2016 sampai dengan wisuda ke-22 pada bulan Juli tahun 2025 ini, Itera telah menyumbangkan sebanyak 9.866 orang sarjana teknik dan sains untuk Sumatera dan Indonesia.

Menariknya Dalam moment wisuda Institut Teknologi Sumatera (Itera) menghadirkan kurikulum baru yakni Kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI) serta pendekatan Outcome-Based Education (OBE).

Peluncuran Kurikulum baru di Itera disampaikan di depan 555 orang mahasiswa yang diwisuda pada periode 22 yang di gelar di Aula Gedung Pelataran Laboratorium OZT Itera, Sabtu,12 Juli 2025.

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan tonggak penting dalam arah pendidikan kampus yaitu peluncuran kurikulum baru yang terintegrasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) serta pendekatan Outcome-Based Education (OBE).

Rektor Prof Nyoman, menekankan bahwa dunia luar tidak akan selalu ramah. Para lulusan akan menghadapi zaman yang bergerak sangat cepat, penuh ketidakpastian, disrupsi teknologi, serta krisis multidimensi mulai dari ekonomi, sosial hingga lingkungan.

“Namun kami yakin, dengan bekal ilmu, keterampilan, dan karakter yang telah ditanamkan,maka akan mampu menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan tangguh,” ujar Prof. Nyoman.

Momen wisuda tersebut menjadi ajang peluncuran kurikulum baru Itera yang disebut-sebut sebagai salah satu yang paling progresif di Sumatera.

Kurikulum ini disusun secara matang mengikuti perkembangan AI serta tren pendidikan dunia dengan mengadopsi pendekatan OВЕ.

Beberapa elemen diserap langsung dari kurikulum kampus-kampus unggulan global, salah satunya Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

“Kita tidak melakukan perombakan besar, tetapi memperkaya dan menyisipkan materi yang sesuai kebutuhan zaman. Mata kuliah seperti coding dan programming kini mulai masuk ke beberapa prodi non-komputasi sebagai bekal masa depan,” terang Rektor Prof Nyoman.

Pendekatan OBE menekankan pa hasil nyata lulusan tidak hanya soal nilai atau teori, namun kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan dunia nyata, membangun inovasi, serta menjaga nilai-nilai kejujuran, kepemimpinan, dan kolaborasi.

“Kurikulum ini diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan lulusan yang unggul di tingkat nasional, tetapi juga siap bersaing di tingkat internasional.

Prof Nyoman juga mengatakan, Itera mencanangkan kurikulum baru OBE dalam mengantisipasi perkembangan zaman kemajuan digital yang menjadi ruhnya teknologi AI.

untuk menyesuaikan kurikulum untuk antisipasi nanti lulusanya bisa beradaptasi dan melaksanakan peran-peran di masyarakat dalam berbagai bidang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *